SDIT Peduli Garut
Tingkir, Bencana tidak bisa ditebak kapan, dimana dan kepada siapa bencana itu akan menimpa, seperti bencana banjir bandang yang menimpa saudara-saudara kita di Garut Jawa Barat yang menewaskan puluhan orang dan puluhan korban belum ditemukan, hal ini yang membuat keluarga besar SDIT Nidaul Hikmah tersentuh untuk melakukan penggalangan dana / munasaroh kepada segenap guru, karyawan maupun siswa guna meringankan korban bencana.
[caption id="attachment_924" align="alignleft" width="300"]
Ustadzah sedang membawa kardus untuk menampung dana sumbangan dari siswa[/caption]
Munasaroh yang rencananya akan dilakukan secara bersama-sama dihalaman sekolah akhirnya diurungkan dan diganti dengan para ustadz dan ustadzah yang keliling ke kelas-kelas dengan membawa kardus untuk menampung dana sumbangan dari siswa maupun guru, hal ini dikarenakan halaman yang basah dan hujan yang tidak berhenti sejak malam, walaupun demikian tampaknya tidak mengendurkan semangat dan kepedulian dari para siswa pada khususnya yang memang sebelumnya sudah menyiapkan uang untuk disumbangkan.
Munasaroh yang dilakukan pada hari Rabu (28/09/2016) telah terkumpul dana sebesar Rp
[caption id="attachment_925" align="alignright" width="300"]
Penghitungan dana yang terkumpul oleh ustadz Imam, ustadz Haryoto dan Ustadzah Yani[/caption]
7.041.000,- dan pagi ini kembali terkumpul sebesar Rp. 1.219.000 ,- dan kemungkinan masih akan terus bertambah, rencananya dana sumbangan yang terkumpul akan disalurkan ke korban bencana melalui JSIT Jateng, hasil final dari pengumpulan dana akan diumumkan ke siswa minggu depan pada waktu upacara.
SDIT Nidaul Hikmah sering melakukan kegiatan munasaroh / penggalanan dana, diantaranya adalah munasaroh korban perang di Palestina, banjir di Kudus maupun kepada perorangan yang tertimpa musibah, hal ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati yang dimiliki oleh segenap warga SDIT Nidaul Hikmah kepada sesama.