SDIT Nidaul Hikmah Gelar Pelatihan Konseling Guru untuk Kembangkan Karakter Positif Peserta Didik

08 Nov 2025 Admin view 21

Pelatihan Konseling Guru 1 Salatiga, 8 November 2025 – Seluruh guru dan karyawan SDIT Nidaul Hikmah pada hari Sabtu, 8 November 2025, mengikuti kegiatan Pelatihan Konseling Guru yang bertempat di lingkungan sekolah. Kegiatan penting ini diselenggarakan oleh Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dari UIN Salatiga, dengan menghadirkan narasumber ahli, Ibu Eva Palupi, M. Si, Psikolog. Pelatihan ini secara spesifik mengangkat tema "Peran Guru Sebagai Konselor dalam Mengembangkan Karakter Positif pada Peserta Didik."

Membekali Guru Hadapi Masalah Peserta Didik Kegiatan pelatihan ini bertujuan utama untuk membekali para pendidik dengan keterampilan konseling yang diperlukan dalam menghadapi beragam masalah yang dialami oleh peserta didik. Kebutuhan akan keterampilan ini dinilai mendesak mengingat banyaknya fenomena anak usia dini yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah sosial, pribadi, hingga kesulitan dalam belajar. Selain itu, tuntutan kurikulum yang kini menekankan pada pendidikan karakter serta upaya menjadikan sekolah sebagai tempat yang ramah anak semakin memperkuat urgensi pelatihan konseling. Guru kelas, sebagai figur yang paling dekat dan sering berinteraksi dengan siswa, harus memiliki keterampilan ini agar setiap siswa merasa aman dan nyaman berada di lingkungan sekolah.

Pelatihan Konseling Guru 3Apresiasi dan Harapan Kepala Sekolah Kepala Sekolah SDIT Nidaul Hikmah, Dony Prasetyo Nugroho, S. Si, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa PLP UIN Salatiga atas inisiatif dan terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat ini. "Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa PLP UIN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini," ujar Dony Prasetyo Nugroho. Beliau berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para guru SDIT Nidaul Hikmah dapat semakin memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mendampingi peserta didik. "Harapannya, para guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga bisa menjadi guru sekaligus teman cerita yang bisa dipercaya bagi peserta didiknya," tutupnya


Komentar

Belum ada komentar.


Tulis Komentar