Pembelajaran Luar Sekolah Kelas 2 SDIT Nidaul Hikmah di Wisata Petik Jeruk Salatiga

20 Aug 2026 • Admin • view 52

Salatiga, 19 Agustus 2026 – Sebanyak 75 siswa-siswi kelas 2 SDIT Nidaul Hikmah mengikuti kegiatan pembelajaran luar sekolah yang dilaksanakan di Wisata Petik Jeruk, Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman belajar secara langsung di alam terbuka.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mempelajari materi Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa dengan tema mengenal berbagai jenis buah. Melalui pengamatan secara langsung, siswa dapat melihat, menyentuh, dan mengenali beragam buah yang sebelumnya dipelajari di dalam kelas.

Suasana belajar menjadi semakin menarik ketika anak-anak diajak untuk memetik jeruk langsung dari pohonnya. Dengan penuh antusias, mereka belajar mengenali ciri-ciri buah yang siap dipanen sekaligus merasakan pengalaman memanen hasil kebun secara mandiri.

pembelajaran-luar-sekolah-kelas-2-sdit-nidaul-hikmah-di-wisata-petik-jeruk-salatiga pembelajaran-luar-sekolah-kelas-2-sdit-nidaul-hikmah-di-wisata-petik-jeruk-salatiga
pembelajaran-luar-sekolah-kelas-2-sdit-nidaul-hikmah-di-wisata-petik-jeruk-salatiga pembelajaran-luar-sekolah-kelas-2-sdit-nidaul-hikmah-di-wisata-petik-jeruk-salatiga

Tidak hanya jeruk, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai tanaman buah lainnya yang tumbuh di area wisata, seperti anggur, jambu air, durian, nangka, dan berbagai jenis tanaman buah lainnya. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperluas wawasan tentang keanekaragaman tanaman yang ada di lingkungan sekitar.

Melalui pembelajaran luar sekolah, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga belajar mencintai alam, mengenal lingkungan, serta mengembangkan rasa ingin tahu melalui pengalaman nyata. Pembelajaran yang dikemas secara menyenangkan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar sekaligus memberikan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta didik.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa belajar dapat dilakukan di mana saja. Dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, siswa memperoleh pengalaman yang lebih konkret, bermakna, dan menyenangkan.

“Belajar di alam membuat anak semakin mengenal lingkungan, menambah wawasan, serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata dan menyenangkan.”


Komentar

Belum ada komentar.


Tulis Komentar