MENGKAJI DAMPAK GAME ONLINE BAGI ANAK

11 Feb 2016 • Admin • view 14
SALATIGA – Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang sepatutnya disyukuri oleh semua pihak, karena kemajuan teknologi mampu menolong manusia dalam mempermudah setiap pekerjaannya yang sebelumnya sangat sulit untuk diselesaikan. Demikian juga dalam teknologi alat komunikasi semacam smartphone, yang selain menawarkan kemudahan dalam menjalin komunikasi dengan orang lain yang berada dalam jarak yang sangat jauh, namun bisa berkomukani secara langsung. Namun dibalik manfaat smartphone yang sedemikian luar biasa, ada satu hal yang harus diwaspadai penggunaan, yaitu yang akhir-akhir ini marak adalah game online. Menyikapi hal tersebut SDIT Nidaul Hikmah Salatiga mempunyai inisiatif untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada siswa tentang dampak game online pada anak dengan pembicara Ustadzah MuyaIMG_9539sarotun Sa’idah, ST.,M.Psi, pakar psikologi anak asal Salatiga pada Rabu (10/02) kemarin di aula SDIT Nidaul Hikmah Salatiga dengan peserta siswa kelas 5 berjumlah 100 anak. “Dengan adanya kegiatan ini anak-anak mampu menjaga diri dalam melakukan aktifitas dengan smartphonenya, jangan sampai HP/smartphone yang mungkin sudah dimiliki disalahgunakan yang berdampak kurang baik bagi masa depan kalian sendiri, contohnya kebanyakan main game, memang ada sedikit manfaatnya, namun perlu dihindari, karena ternyata dampak buruknya lebih banyak”, kata Khikayah, S.Pd.I. dalam sambutannya dalam kegiatan ini. Dalam materi yang disampaikan Ustadzah Muyasarotun Sa’idah, ST.,M.Psi, beliau menyampaikan walaupun game ada manfaatnya seperti: 1. Wadah bersosialisasi anak dengan pemain lain. Bahkan dengan pemain yg berasal dari negara yang berbeda. Hal ini juga dapat melatih anak dalam mempelajari bahasa asing. 2. Menambah wawasan anak, terutama dalam hal menyusun strategi. Beberapa game juga ada yang memberikan quiz tentang pengetahuan umum yang dapat memperkaya wawasan anak. 3. Media hiburan bagi anak. 4. Melatih anak bekerja sama dalam team atau kelompok. Contohnya seperti game dota. Namun dari manfIMG_9557aat tersebut ternyata kita perlu juga mewaspadai dampak buruknya yang tidak sedikit, yaitu: 1. Game online yang berbau kekerasan dapat menyebabkan anak mengikuti karakter game tersebut. Selain itu, tak jarang game online mengajarkan anak untuk berkata kasar dan tidak sopan. 2. Anak yang terus-menerus bermain game online dapat mengabaikan lingkungan sekelilingnya dan lebih mengutamakan dunia maya. 3. Menyebabkan kecanduan sehingga anak betah berlama-lama di depan komputer. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya waktu istirahat anak yang dapat mempengaruhi kegiatannya, terutama aktivitasnya di sekolah. 4. Mengajarkan anak untuk taruhan atau berjudi meskipun dengan uang game. 5. Dapat menyebabkan ketegangan emosional antara orang tua dengan anak yang kecanduan game online. Dan perlu perhatian ekstra bagi orang tua maupun guru jika anak atau murid kita kecanduan game yang tanda-tandanya: 1. Mau melakukan apa aja untuk bisa maen game. 2. Mengalami perubahan mood, seperti mudah marah, mengalami masalah dalam hubungan sosial, tidak konsentrasi dan lain sebagainya. 3. Tidak kenal waktu saat main game. 4. Cenderung seperti tak kenal lelah dan mudah tersinggung saat dilarang.

Komentar

Belum ada komentar.


Tulis Komentar