Bertani Itu Mengasyikkan

05 Sep 2016 • Admin • view 15

RANDUACIR - Bertani bagi anak zaman sekarang mungkin dianggap sesuatu yang tak keren atau sesuatu yang rendah. Karena sebagian dari mereka merasa pertanian itu adalah pekerjaan orang zaman dahulu dan tidak perlu dilakukan anak-anak zaman sekarang, biarlah orangtua merekalah yang bekerja di sawah. Di sawah itu adalah pekerjaan yang melelahkan, panas dan hasilnya tak menggiurkan. Mereka berfikir bahwa lebih baik bekerja di kantor daripada harus menjadi petani. Mungkin mereka beranggapan seperti itu karena mereka belum tahu tentang berbagai manfaat dan nikmatnya bertani, serta belum ada yang memberi tahu tentang hal tersebut. Namun tidak demikian dengan anak-anak SMP IT Nidaul Hikmah. Mereka dibimbing dan dibekali pengetahuan serta ketrampilan bertani oleh guru pembimbing. Guru pembimbingnya adalah Pak Dardiri. Melalui pengetahuan itu mereka asyik berkebun, berlatih mencangkul, menanam dan merawat tanaman. Apalagi kegiatan ini adalah bagian dari pembelajaran ketrampilan, life skill ( kecakapan hidup ) yang tidak semua siswa memperolehnya di sekolah umum. SMP IT adalah sekolah yang peduli dengan ketrampilan hidup. Manusia hidup tidak cukup hanya berbekal ilmu pengetahuan yang tinggi tanpa ketrampilan hidup. Nah sebagai upaya membekali ketrampilan hidup maka SMP IT membekali berbagai ketrampilan salah satunya agrobisnis. Hari ini anak-anak berlatih mencangkul dan menanam di lahan pembibitan. Anak-anak begitu antusias dan bersemangat.


Komentar

Belum ada komentar.


Tulis Komentar